Archive for October, 2007

sUrAt sAyAnG DaRI aLLaH

Wednesday, October 24th, 2007

Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau bersyukur kepadaKU atas suatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini atau kemarin….

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja…..

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk ……

Disatu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas  menit tanpa melakukan apapun.

kemudian AKU melihat engkau menggerakan kakimu.

AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telepon dan menghubungi seorang teman untuk mendengar kabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar spanjang hari. DEngan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu KepadaKU

Sebelum makan siang AKU melihatmu memnadan sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukan kepalamu.

engkau memandang tiga atu empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembutsebelum menyantap rizki yang AKU berikan tetapi engkau tidaka melakukannya ……

masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan   berbicara kepadaKU meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harud kau kerjakan.

stelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara ditampilkan. kembali AKU menanti dengan sabr saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU …….

saat tidur, KU pikir kau merasa lelah. setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut. Engaku menyadari bahwa aku selalu hadir untukmu.

aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bayhkan ingin mengajarkan bagaiman bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, doa, pikiran atau syukur dari hatimu.

keesokan harinya…engkau bangun kembali dan AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberikan sedikit waktu untuk menyapaKU….tapi yang kutunggu ….. tak kunjung tiba …. tak juga kau menyapaKU.

Subuh ….. Dzuhur ….. Asyar …….Maghrib …. isya subuh kembali, aku masih mengacuhkan AKU …..

apa salahKU padamu …. wahai UmatKU….?????

rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan. harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan,anak-anak yang KU rahmatkan, apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU …..!!!!!

Percayalah AKU selalu mengasihimu, adan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud menghadap KU …. Yang selalu menyertaimu setiap saat…..

footnote:

from somebody who write this…im very impressed….your writing make me feel…aghast and remind me that there’s god allah waiting for me to accost.